fakta memprihatinkan seputar minat baca di indonesia
  • Laporan International for the Evaluation of Educational Achievement (IEA) : kemampuan membaca siswa SD di Indonesia menduduki peringkat ke-26 dari 27 negara sampel (Totong, 1998; Depdikbud, 1997; Sutini, 2010:56-57). 
  • Kemampuan membaca siswa kelas 6 SD Indonesia yaitu 51,7 berada di urutan paling akhir setelah Filipina (52,6), Thailand (65,1), Singapura (74), dan Hongkong (75,5) (Pertiwi dan Sugiyanto, 2007:152).
  • Hasil Survei BPS tahun 2013 : menunjukkan bahwa orang Indonesia gemar nonton televisi 91,68%. Sedangkan yang membaca surat kabar hanya 17,6%. (http://www.suara.com/news/2015/11/27/131119
  • Hasil survei UNESCO pada 2011, indeks tingkat membaca masyarakat Indonesia hanya 0,001 persen. Indonesia pada posisi 124 dari 187 negara dalam penilaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
  • Dalam 5 tahun terakhir, pengguna jasa perpustakaan daerah sekitar 400.000 orang. Sementara penikmat perpustakaan keliling yang dikelola BPAD DKI Jakarta hanya sekitar 200.000 orang per tahun. (http://baranews.co/web/read/4888)
  • Ada juga hasil penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) menyebut, budaya literasi masyarakat Indonesia pada tahun 2012 terburuk kedua dari 65 negara yang diteliti di dunia. Bahkan Indonesia menempati urutan ke 64 dari 65 negara tersebut. Sementara Vietnam justru menempati urutan ke-20 besar. Pada penelitian yang sama, PISA juga menempatkan posisi membaca siswa Indonesia di urutan ke 57 dari 65 negara yang diteliti.
  • Menurut data World's Most Literate Nations, yang disusun oleh Central Connecticut State University tahun 2016, peringkat literasi  Indonesia berada di posisi kedua terbawah dari 61 negara yang diteliti!
Ayo GemarMembaca
SEKILAS gerakan ayo gemar membaca

Gerakan Ayo Gemar Membaca ini, berawal dari keprihatinan Coach Juli Nugroho terhadap kondisi masyarakat Indonesia yang sangat rendah dalam minat membaca. Untuk itu, dicanangkanlah gerakan Ayo Gemar Membaca bersama rekan rekannya yang memiliki kepedulian yang sama.


Dalam Program Ayo Gemar Membaca versinya, Coach Juli Nugroho bersinergi dengan berbagai pihak, seperti masyarakat, swasta dan pemerintah, agar program ini dapat berjalan secara berkesinambungan. Program ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran minat membaca di kalangan pelajar khususnya dan masyarakat pada umumnya.​


Event akan dilakukan secara roadshow di berbagai area publik. Acara diadakan di berbagai tempat seperti : Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Sekolah dan Perpustakaan Masyarakat yang ada di area rumah susun sederhana ataupun RPTRA (Ruang Publik Terbuka Ramah Anak). ​

prinsip gerakan ayo gemar membaca

Dalam pelaksanaannya Gerakan Ayo Gemar Membaca memperhatikan 3 prinsip utama sebagai berikut :

SYNERGY

Bersinergi dengan semua elemen, masyarakat, pemerintah dan swasta.  

AGENT OF CHANGE

Menunjuk agen perubahan sosial yang berasal dari komunitas setempat untuk menjadi agen penggerak

CONTINUITY

Program Insidental Tetapi Program Berkesinambungan yang terus berlanjut.

Mars Ayo Gemar Membaca

(Musik & Aransemen : Kristiaji, Lirik : Juli Nugroho) 

 (1) Yok ayo kawan Kawan semua,Yok kita sambut hari baru, Dengan kegiatan berguna, yang bisa menambah ilmu 

(2) Yok ayo kita baca buku, Baca buku buku bermutu, Janganlah lewatkan harimu, dengan membaca buku

(Reff) Dengan membaca semakin ceriakan harimu, Dengan membaca kita jadi lebih banyak tahu. Dengan membaca ciptakan daya kreasimu, Dengan membaca kita bisa jadi bangsa maju.

(Coda #1) Jika kamu ingin maju, Jika kamu ingin pintar, Jika kamu ingin hebat, banyaklah membaca....​Gemarlah membaca.

(3) Yok biasakan baca buku. Baca Buku buku bermutu. Jadikanlah dirimu selalu.

 Gemar Membaca Buku.

Back To Reff

(Coda2) Jika kamu ingin pintar, jika kamu ingin cerdas, jika kamu ingin bijak, banyaklah membaca, gemarlah membaca.

Back to (1)Back to (2)Luangkanlah waktumu, Selalu Membaca Buku, Ayo Gemar Membaca

MITRA PENDUKUNG GERAKAN AYO GEMAR MEMBACA
Mitra pendukung